Tuesday, February 9, 2010

tak patut

dengan nama Allah yang penuh cinta


cuba bayangkan, seorang diri, ada seorang kawan, ada seorang pencinta.. tapi yang sering disebut-sebut ialah seorang kawan..bagaimana nasib sang pencinta?


hatinya bisa saja terluka parah! hatinya menangis dan berdarah…kerana seolah tak punya nilai dihadapan yang dicintainya…


begitu kita manusia ya? tak patut sungguh diri itu! Melebihkan seorang kawan melebihi pencintanya…


bagaimana diri ini dengan Allah yang Maha Mencinta? yang saban waktu terus memerhatikan kita yang dicintainya, menjaga, yang selalu ada untuk kita bila masa saja. bahkan DIA selalu menyusun dan mempersiapkan yang terbaik untuk kita…


lupakah diri ini pada yang Allah yang Maha Pencinta?


utrujah: lupa tentang satu hal, jika kita selalu meluahkan pada manusia, kita akan kurang meluahkan kepada Allah yang Maha Lembut dan Maha Mendengarkan setiap rintihan..

3 comments:

  1. bg ana, perlu utk masalh yg dhadapi diluahkn kpd yg Maha Pencipta. tetapi adalah sesuatu yg bgus juga utk bkongsi masalah bersama sahabat2 terdekat utk release kn tension. =)

    tp apa yg nti ckp tu btol laa..

    ReplyDelete

yang memberi hati